buy levitra online

E-Commerce 2012 Ditaklukan Para Pejuang dari Teknik Industri – Universitas Bakrie

 

Mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie meraih Juara 2 di lomba E-Commerce, UNTIRTA

Mahasiswa Teknik Industri Universitas Bakrie meraih Juara 2 di lomba E-Commerce, UNTIRTA

 

Jakarta – Lagi lagi mahasiswa Universitas Bakrie menghasilkan prestasi yang membanggakan. Tiga orang mahasiswa Teknik Industri 2011 yaitu Aristantia Juantika Sari, Jihad Akbar Hussaini, dan Nelly Santi Seftiani berhasil meraih juara 2 dalam lomba E-Commerce 2012 yang diadakan oleh jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Agung Tirtayasa. Dalam lomba ini dilakukan dua tahap penyeleksian, tahap pertama berlangsung pada tanggal 14 Oktober 2012 – 6 November 2012, sedangkan tahap kedua yaitu presentasi web berlangsung pada tanggal 13 November 2012.

Motivasi Tia, Jihad, dan Nelly dalam perlombaan ini adalah mencari pengalaman. “Kita ingin berbuat sesuatu untuk Teknik Industri kita dan ingin belajar banyak dari tantangan baru ini. Awalnya, kita nggak pernah kepikiran sekilas pun dalam benak bahwa kita akan sampai sejauh ini. Tapi, ya inilah sekarang keadaannya. Sungguh kita nggak nyangka,” ujar Jihad saat diwawancarai melalui pesan singkat. Nelly sendiri bercerita bahwa ia tertarik mengikuti lomba ini karena semata-mata ia sedang tertarik dengan dunia blogging dan website akhir akhir ini.

Berbicara soal persiapan, Tia berkomentar kalau persiapan yang mereka lakukan sangat kerepotan. Bahkan Jihad menambahi kalau pada awalnya mereka hampir putus asa karena diantara mereka tidak ada yang bisa membuat desain web. Perjuangan Tia, Jihad, dan Nelly juga melalui saran dan bantuan dari teman – teman.  “Alhamdulillah waktu itu bisa ngumpulin tepat waktu,” ujar Jihad. “Waktu kita cuma seminggu, dan keburu sama UTS, padahal publikasi lomba udah dari 24 September, tapi kita baru tau H – 7 dari seleksi tahap satu,” ujar Tia melengkapi.

Berbicara soal proses perlombaan, mereka berhasil melalui dua tahap lomba. Seleksi tahap pertama adalah seleksi proposal, dari semua peserta yang mengajukan proposal hanya diambil 5 besar untuk tampil presentasi di Grand Final. Untuk Grand Final sendiri, Tia, Jihad, dan Nelly mempresentasikan website yang mereka buat. “Nah, ketika Grand Final, kita dikasih waktu 10 menit presentasi, dan 10 menit untuk pertanyaan dari juri dan peserta lainnya. Jadi total kita tampil 20 menit saat Grand Final,” ujar Jihad lagi menambahi penjelasan.

Tia, Nelly, dan Jihad juga memberikan rahasia kemenangan mereka, “Kita lebih matang di konsep, sama pas debat cukup kritis. Tapi sayangnya website kita belum sempurna karena waktu produktif cuma 3 hari, jadinya kita nggak bisa nyempurnain website, makanya cuma bisa juara 2. Tapi secara konsep tim kita lebih matang seharusnya,” ujar Tia menceritakan. Nelly dan Jihad juga menambahkan bahwa rahasia mereka untuk meraih juara hanyalah kerja keras, mereka tidak peduli apa hasilnya dan mencurahkan segenap tenaga dan pikiran untuk proyek lomba ini. “Do’a tulus kita dan orang – orang terdekat juga sangat membantu, dan tak lupa optimis terhadap apa yang udah kita kerjakan.”

Kemenangan ini juga tidak luput dari dukungan orang orang sekitar, termasuk dari teman – teman, kampus, dan keluarga. “Dukungan dari kampus, temen, dan keluarga banyak banget. Kampus juga dukung banget. Pokoknya thanks a lot to God, our parents, Pak Dendi, Pak Wijaya, Pak Ade Asmi, Bu Novi, dosen-dosen lain yang sangat mendukung, Andre (TIF 2011) yang udah bantu kita dengan begitu tulusnya, temen-temen Teknik Industri, dan semua pihak yang telah jadi bagian dari perjalanan kita hingga sampai disini,” ujar mereka.

Rasa bahagia dan senang masih menyelimuti kemenangan yang sekaligus pertama kali bagi jurusan Teknik Industri. “Wah, perasaanya luar biasa. Shock, senang, terharu, semuanyalah pokoknya, campur aduk. Ini trophy pertama bagi Teknik Industri. Dan kita sangat bangga telah mempersembahkannya. Kita dedikasikan kemenangan ini untuk kalian semua, apalagi waktu kita persiapan juga singkat, sampai sampai ngorbanin waktu buat belajar UTS. Yah worth it lah. Nggak sia -sia perjuangan kita,” ujar Jihad dan Tia dalam menanggapi harunya kemenangan mereka. Hadiah yang mereka dapatkan bukan hanya kebahagiaan, namun ada juga uang pembinaan sebesar Rp 2.000.000,- , trophy, dan juga sertifikat.

E-Commerce meninggalkan kesan yang begitu berarti bagi para pejuang Teknik Industri Universitas Bakrie ini. “Rasanya susah tidur dan masih terbayang bayang, tapi kita yakin di depan masih banyak lagi kesuksesan yang udah nunggu kita. Jadi kita akan tetap belajar dan berjuang untuk prestasi-prestasi yang jauh lebih hebat. Kita masih lapar akan itu semua,” ujar Jihad.

Tia, Jihad, dan Nelly juga berpesan agar sesuatu yang sederhana ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja yang membaca atau mendengarnya. “Kita nggak akan pernah bosan untuk banggain semua orang yang telah dukung kita. Mudah-mudahan teknik industri makin jaya dan makin banyak prestasi, dan ayo harumkan nama Universitas Bakrie,” ujar mereka bertiga.(Hanny)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>