buy levitra online

Larangan Merokok Di Student Lounge Belum Berhasil

Ilustrasi : Merokok di Daerah Larangan Merokok

Ilustrasi : Merokok di Daerah Larangan Merokok

 

Ilustrasi faktual  ini adalah gambaran umum tentang bagaimana para perokok sering mengabaikan papan peringatan larangan merokok di tempat-tempat terbuka. Seringkali, pelanggaran aturan kawasan bebas asap rokok ini dilakukan oleh orang-orang yang menjadi pemangku kepentingan kawasan bersangkutan. Ya, seperti pemandangan yang tidak asing lagi bagi kita ketika melewati student lounge luar Universitas Bakrie dimana kita dapat dengan mudah melihat hembusan asap rokok yang berasal dari hisapan rokok mahasiswa tersebut. Mereka dengan santainya merokok di tempat yang sudah jelas-jelas tertempel stiker sebagai kawasan bebas asap rokok. Ini hanyalah gambaran kecil dari banyaknya bentuk pelanggaran yang ada di berbagai tempat.

Mereka seolah menganggap bahwa stiker tersebut hanya formalitas saja, dan mereka bebas untuk merokok di kawasan tersebut dengan alasan bukan ruangan ber-AC. Yang menarik di sini, sebagian  di antara para pelanggar aturan larangan merokok itu bersikap santun pada orang-orang di dekat mereka. Sikap itu mereka wujudkan dengan ucapan minta izin. “Maaf ya saya mau merokok nih,” kata mereka sebelum memulai menikmati rokok. Tentu saja kita akan menanggapi ucapan tersebut hanya dengan senyuman.

Di sini sangat terlihat betapa kurangnya kesadaran mereka terhadap aturan yang ada, dimana sudah jelas-jelas terdapat stiker kawasan bebas asap rokok saja mereka masih melanggarnya. Bagaimana dengan aturan-aturan yang tidak berbentuk nyata? Kondisi ini sangat memprihatinkan karena kurangnya kesadaran mereka akan aturan yang ada. Yang lebih parah lagi jika hal ini menjadi budaya buruk yang berkembang dalam masyarakat kita. Tentu budaya tersebut akan merusak moral generasi selanjutnya yang akan berdampak pada hancurnya negara kita karena masyarakatnya tidak patuh pada aturan yang telah ditetapkan.

Menurut penulis, untuk menyadarkan para pelanggar hukum tersebut, pihak pembuat aturan harus menerjunkan langsung pihaknya untuk menindaklanjuti pelanggar tersebut agar mereka jera. Tentu saja diimbangi dengan cara memperbaiki pandangan mereka bahwa stiker tersebut bukan hanya bentuk formalitas saja melainkan aturan yang harus dipatuhi. Sehingga hal ini tidak akan berlanjut, dan mengganggu yang menggunakan tempat tersebut. (Anggun)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>