buy levitra online

Review Buku: To Kill A Mockingbird

120-10-33743Keadilan (ternyata) bukan milik siapa saja. Setidaknya, itulah yang bisa kita temukan dalam buku To Kill A Mockingbird karangan Harper Lee. Buku yang diterbitkan pertama kali di tahun 1960 ini berkisah tentang sebuah keluarga kulit putih Amerika – keluarga Finch. Sang ayah, Atticus Finch yang merupakan seorang pengacara, memutuskan untuk membela orang kulit hitam yang dijebloskan ke penjara karena dituduh memperkosa gadis kulit putih. Sejak saat itu, kehidupan keluarga Finch berubah sepenuhnya.

Diceritakan dari sudut pandang Scout – anak perempuan keluarga Finch – yang berusia delapan tahun, kisah dalam To Kill A Mockingbird terkesan jujur. Pertanyaan dan keheranan Scout mengenai berbagai macam fenomena di sekitarnya diutarakan dengan lugu, dan satu persatu terjawab dalam alur cerita yang lugas. Pada era tersebut, orang kulit hitam masih diperlakukan diskriminatif dan dianggap lebih rendah statusnya dibandingkan kulit putih. Keputusan Atticus Finch tentunya mengundang banyak pertanyaan dan kontra, atas dasar apa seorang kulit putih mau merelakan waktunya untuk membebaskan Tom Robinson, seorang kulit hitam yang dituduh pemerkosa. Scout kecil pun ikut bertanya-tanya, mengapa ayahnya harus melakukan itu?

Novel setebal 533 halaman ini penuh dengan dinamika. Tidak hanya menceritakan perjuangan Atticus di meja hijau yang menegangkan, tetapi juga petualangan sehari-hari Scout dan kakaknya, Jem Finch, duo bersaudara yang berani dan selalu ingin tahu. Kita juga bisa mengetahui penggambaran tentang kehidupan bertetangga Amerika Serikat tahun 60-an dan bagaimana budaya serta kebiasaan yang mereka lakukan. sehingga, meskipun tema yang diangkat terkesan berat, novel ini jauh dari kesan serius. Harper Lee mampu mengemas fenomena ketimpangan hak asasi manusia yang terjadi Amerika Serikat dengan bahasa serta sudut pandang yang ringan dan menarik, sehingga cocok untuk dibaca kawula muda seperti kita.

To Kill A Mockingbird menggemparkan dunia sastra pada awal peredarannya dan sampai saat ini merupakan salah satu buku yang menjadi favorit banyak kalangan. Jika teman-teman menginginkan bacaan yang cerdas namun tidak mau dibuat sakit kepala, novel To Kill A Mocking Bird patut menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu luang. Selamat membaca! (Inez G.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>