buy levitra online

Kuda Hitam dari Universitas Bakrie, Juara II Skha Strategy National Case Competiton

IMG_7060

Jakarta (2/5) – Tim Kuda Hitam yang terdiri dari Abdul Aziz (Ilmu Komunikasi 2011), Briliani Dwi Harnawan Putri (Akuntansi 2012) dan Eka Nur Solicha (Manajemen 2012) berhasil menjadi The Second Winner of Skha Strategy National Case Competition (NSCC) yang diadakan oleh StudentsxCEOs bekerja sama dengan Skha Consulting.

Abdul Aziz, Briliani Dwi Harnawan Putri dan Eka Nur Solicha menjadi satu-satunya tim dari universitas swasta yang lolos sejak tahap Semifinal for Top 15 Team hingga tahap Grand Final for Top 5 Team di Skha National Strategy Case Competition (NSCC). Tim yang lolos sejak semifinal berasal dari Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, dll. Kompetisi ini sendiri diikuti lebih dari 170 tim yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kuda Hitam, Tim dari Universitas Bakrie dalam Skha NSCC berhasil menduduki posisi kedua setelah Heijunka 3, Tim dari Institut Teknologi Bandung sebagai juara pertama dan E&MA, Tim dari Universitas Indonesia sebagai juara ketiga. Sebagai juara dua, Kuda Hitam mendapatkan penghargaan berupa uang tunai, sertifikat, dan kesempatan untuk mengikuti kegiatan StudentsxCEOs serta berpeluang besar untuk bergabung dalam Skha Consulting.

Skha NSCC adalah sebuah kompetisi strategy case tingkat nasional untuk para mahasiswa Indonesia yang menekankan bagaimana menganalisis dan menyelesaikan suatu isu bisnis. Skha NSCC terdiri dari beberapa tahap yaitu Submisson First Case (13 April – 17 April 2015), Mentoring for Top 15 Team by Skha Consulting (25 April 2015), Submission Second Case (28 April 2015) dan Grand Final for Top 5 Team (2 Mei 2015).

“Kuda Hitam memiliki filosofi meskipun kami awalnya tidak terlihat, tapi sebenarnya kami bisa dan akan menang. Pada kenyataannya, memang kuda hitam pun sebenarnya lari lebih cepat daripada kuda putih. Mentor kami dari Skha Consulting pun berkata, ‘You guys are really kuda hitam’, ketika kami mengabari kami lolos ke final,” papar Briliani Dwi Harnawan Putri ketika ditanya tentang alasan kenapa tim tersebut bernama Kuda Hitam.

(RITMA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>