buy levitra online

Tag Archives: agri power

Tim Agry Power dalam Berlaga di E-Youth 2012

 

 

Semangat muda yang selalu terpancar dari wajah ketiga mahasiswa UniversitasTanjungpura Pontianak ini membuahkan hasil yang membanggakan pada pelaksanaan kegiatan E-Youth Camp 2012 . Berasal dari suatu kota di Kalimantan, Rahmat, Elita dan Dahlan datang ke Jakarta dengan membawa sekumpulan ide-ide segar untuk bersaing dengan para peserta lain yang mengikuti acara tersebut. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini telah melahirkan tiga pemenang salah satunya adalah tim dari Pontianak. Semua perjuangan yang telah dilakukan oleh tim yang dinamai “Agry Power” ini akhirnya tidak sia-sia, mereka berhasil keluar sebagai juara pertama dengan business plan kategori riset dan pengembangan.

Perjuangan mereka untuk menjadi yang terbaik sangatlah tidak mudah, mulai dari proses pengiriman berkas hingga pembuatan produk yang orisinil yang tidak mudah pembuatannya harus dibawa ke Jakarta. Banyak tahap yang harus mereka lalui mulai dari interview dilanjutkan oleh business case yang cukup membuat para peserta lainnya juga kerepotan, terlebih lagi mereka belum pernah mengikuti lomba bisnis yang ada business casenya. Namun akhirnya mereka tetap bisa lolos lima besar. Pada tahap akhir yaitu presentasi final business plan yang mereka miliki berhasil menarik perhatian dewan juri selain dengan presentasi mereka juga dengan jawaban yang mereka berikan.

Ketiga mahasiswa ini pun sangat terkesan sekali dengan acara ini karena dapat memfasilitasi para pebisnis muda di Indonesia. Tak salah para dewan juri memilih Agry Power sebagai juara pertama karena memang binis yang mereka jalani sampai saat ini telah terdengar sampai Hongkong. Bisnis mereka ini pun didukung penuh oleh pihak kampus namun belum ada dukungan lebih dari pemerintah untuk mengembangkan bisnis mereka. Sudah banyak hambatan yang mereka lalui dalam mengembangkan bisnis tersebut. Awalnya Elita yang ditinggal oleh rekan timnya yang melanjutkan kuliah ke Jerman harus berjuang sendirian, namun tak lama Dahlan dan Rahmat pun ikut bergabung dengan Elita.

Bisnis yang mereka ciptakan ini sangat bermanfaat dalam menghilangkan bau tanpa formalin yang dapat digunakan dalam bidang pertanian, makanan dan banyak lainnya yang berasal dari tanaman liar yang berada di daerah mereka. Mereka mengatakan bahwa dalam mengikuti lomba real business competition ini, memberikan yang terbaik adalah hal yang utama, jika menang itu adalah bonus. Ujar mereka sambil menutup perbincangan dengan tim Jurnalistik Universitas Bakrie yang mewawancarai pemenang real business competition dalam rangkaian E-Youth 2012 ini.(tia)

 

Final RBC E-Youth 2012

Tim Agry Power dari kota Pontianak  berhasil menyakinkan juri E-Youth 2012 untuk menjadi pemenang dalam final Real Business Competition (RBC) Entrepreneurial Youth (E-Youth) 2012 oleh BEM Universitas Bakrie. Acara final ini berlangsung pada Jumat (4/5) di ruang 1 dan 2 kampus Universitas Bakrie.

Sebanyak lima tim berlaga di final RBC E-Youth 2012. Masing-masing mempresentasikan business plan mereka dengan model produk mereka langsung. Mereka semua berusaha menyakinkan dewan juri untuk memperebutkan uang tunai Rp10.000.000,00 sebagai modal usaha untuk pemenang .

Tim juri yang terdiri para praktisi dari dunia pendidikan dan dunia usaha memberikan komentar dan juga pertanyaan-pertanyaan kepada masing-masing tim saat presentasi akhir. Mereka menggali seberapa jauh pemahaman para finalis dan juga kesiapan mereka dalam menjalankan usahanya.

Banyak di antara para finalis membawakan business plan yang sedang atau bahkan sudah berjalan. Seperti tim yang membawakan produk “Susu Buah Segar Masa Kini (SAHRINI)” dari Universitas Gajah Mada Jogjakarta. Mereka sudah menjalankan usaha mereka sejak beberapa bulan lalu dan bisa dikatakan usaha mereka termasuk sudah berkembang.

Pada babak final ini, masing-masing tim diberi waktu sekitar 30 menit untuk presentasi dan selanjutnya menjawab pertanyaan-pertanyaan oleh dewan juri.

Persaingan ketat sebenarnya sudah berlangsung sejak awal seleksi yaitu seleksi administrasi business plan. Menurut dewan juri, dari total 40 business plan yang masuk membuat mereka sangat kesulitan dalam menyeleksinya dikarenakan ide bisnis yang dikirimkan para peserta sangat beragam dan inovatif. Terlebih saat memasuki babak final, pilihan para juri bahkan harus mengundi untuk juara harapan dua,dikarenakan nilai yang sama di antara para finalis.

Akhirnya, tim dari Universitas Tanjung Pura Pontianak dengan bisnis Agri Power berupa desinfektan organik menjadi pemenang utama, disusul oleh tim Bio Apply dari Universitas Brawijaya Malang dan juga Lalyta Batik dari Jakarta. Selain mendapatkan uang tunai, para pemenang juga mendapatkan pembinaan dari berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta yang bekera sama dalam acara E-Youth kali ini. (azza)