buy levitra online

Tag Archives: KPU_UB

Dzikri-Dhea: Pemegang Tonggak Kepemimpinan BEM Selanjutnya

Perhitungan suara BEM 2012/2013 baru saja menyuarakan kemenangan kandidat M. Dzikri F. dan Dhea Chikhita sebagai ketua dan wakil ketua BEM tahun ini. Kemenangan tipis ini dimenangkan dengan jumlah suara 24 lebihnya dibandingkan suara untuk Firman A. dan Hilda Amelia. Keseluruhan suara mahasiswa/mahasiswi universitas bakrie terkumpul sebanyak 451 suara dengan 27 diantaranya dinyatakan tidak sah.

Atas kemenangannya ini, Dzikri mengaku tidak menyangka bahwa Dhea dan dirinya berhasil memenangkan suara. “Itu sesuatu yang amazing, saya sudah menduga suaranya bakal tipis, namun tidak menyangka akan mengalahkan (firman dan hilda),” ujarnya.

Meskipun kemenangan diperoleh oleh pasangan Dzikri-Dhea, Firman selaku kandidat lawan mengungkapkan bahwa dirinya tidak kecewa dengan kemenangan kandidat Dzikri-Dhea. “Amanah itu mungkin saat ini bukan untuk saya. Saya berprinsip, apapun hasilnya yang terpenting saya telah melakukan yang terbaik,” ucapnya.

Untuk mengawali masa depan baru BEM Universitas Bakrie, Dzikri mengungkapkan kesungguhannya dalam menjalankan visi dan misi yang telah diucapkannya ketika forum komunikasi 2 arah sebelumnya. (fitri)

Penghitungan Suara Pemilu BEM: Persaingan Ketat

Suasan Penghitungan Suara Ketua BEM Universitas Bakrie periode 2012-2013

 

Penghitungan suara dalam rangka pemilihan ketua dan wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bakrie, berlangsung dalam persaingan ketat untuk perolehan suara kedua pasang calon. Yakni pasangan nomer urut 1, Firman-Hilda dan nomer urut 2, Dzikri-Dhea.  Penghitungan ini sendiri berlangsung di ruang 9 Universitas Bakrie, Jakarta pada Jumat, 8 juni 2012.

Disaksikan kedua pasang calon dan masing-masing pendukungnya, Panitia Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai menghitung suara yang masuk sekitar pukul 19.00. Sejak awal, saling susul menyusul suara antara kedua pasang calon terjadi. Antusias para mahasiswa yang ikut hadir dalam acara penghitungan ini pun semakin meningkat karena memasuki suara ke-100, saling kejar perolehan suara masih juga berlangsung.

Pada akhirnya, saat perolehan suara untuk pasangan Firman-Hilda mencapai 200 suara dan Dzikri-Dhea mendapatkan 224 suara, tidak ada lagi surat suara yang tersisa di kotak suara, dan menandakan pasangan Dzikri-Dhea berhasil mendapatkan suara terbanyak dalam pemilu kali ini. Sorak sorai pun langsung terdengar, baik dari pendukung pasangan yang menang maupun para peserta penghitungan suara lain saat pembawa acara membacakan hasil penghitungan tersebut.

Pengesahan hasil ini segera dilakukan dengan penandatangan hasil suara oleh kedua pasang calon dan panitia KPU setelah sebelumnya dilakukan penjumlahan serta pemeriksaan untuk memastikan jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya dan juga jumlah suara yang masuk sama.

Dari total 451 suara yang masuk, terdapat 27 suara yang dianulir karena pencontrengan yang tidak sah. Menurut Ketua KPU UB, Syahrul, jumlah suara yang masuk ini masih di luar target yang diharapkan oleh KPU, terutama dari angkatan 2010, terlebih dikarenakan kedua pasang calon adalah dari angkatan 2010. “Target kami 80% untuk 2010, tapi masih kurang banyak,” ujarnya. Walau demikian,  jumlah suara ini sendiri dinilai sudah memenuhi kuota forum yang dibutuhkan.

Pemilihan umum ini sendri sudah berlangsung sejak 7 Juni 2012 yang lalu. Sebelumnya, diadakan juga Forum Dua Arah serta Candidate Talent pada 4 dan 5 Juni 2012. Diharapkan, pasangan yang terpilih dapat menjalankan amanat yang telah diberikan oleh Keluarga Mahasiswa Universitas Bakrie dan dapat meningkatkan kinerja BEM UB ke depannya. (azza)

Pemilihan Umum Ketua BEM Universitas Bakrie

Sala satu pemilih di Pemilu BEM Universitas Bakrie Jakarta

 

Jakarta, (8/6/12). Setelah sebelumnya pada tanggal 21 Mei, dilaksanakan PEMILU untuk memilih Ketua Himpunan setiap prodi Universitas Bakrie, kali ini pada tanggal 7 Juni sampai 8 Juni acara PEMILU kembali digelar untuk memilih calon ketua BEM Univeritas Bakrie periode 2012/2013. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut, mendapat antusias yang cukup besar dari seluruh mahasiswa dan mahasiswi dari seluruh prodi maupun angkatan.  Hal tersebut dituturkan oleh ketua panitia KPU yaitu Syahrul Hidayat mahasiswa Teknik Informatika. “Sejauh ini antusias dari mahasiswa terhadap PEMILU BEM itu sendiri sangat baik, dari seluruh angkatan maupun prodi banyak yang ikut serta dalam pemilihan kali ini,” ujar Syahrul.

Dari calon-calonnya sendiri, terdapat dua calon pasangan yaitu Firman Ardiansyah (19), dari prodi Manejemen, dan pasangannya Hilda Amelia Putri (20), dari prodi Ilmu Komunikasi.  Sedangkan dari calon pasangan lainnya adalah Muhamad Dzikri Fawzani (20), dari prodi Manejemen, dan pasangannya Dhea Chikitha Carrizzhsa (20), dari prodi Akuntansi.

Dari berlangsungnya kegiatan ini, seluruh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Bakrie menaruh harapan yang baik pada calon yang akan terpilih nanti. Harapan tersebut juga dituturkan oleh salah satu mahasiwi Ilmu Politik, Tessa Hendria Kartika. “Pada calon ketua BEM yang terpilih nanti, semoga bisa menampung dan mewujudkan aspirasi-aspirasi mahasiswa, dan bisa lebih baik dari kepengurusan BEM sebelumnya,” ujarnya.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, mahasiswa harus pintar dalam memilih siapa calon yang tepat menempati jabatan ketua BEM. Untuk mengenal lebih jauh pasangan calon ketua dan wakil ketua BEM, dapat dengan cara melihat isi dari setiap profil dan pengalaman yang dimiliki dari para calon-calon kandidat pada poster-poster yang ada di tempat pemilihan maupun kampanye yang telah dilaksanakan sebelumnya. (Azusa)

 

 

Obi dan Reza, Penanda Awal Himpunan Mahasiswa Teknik Industri

 

 

Senyum mengembang dan wajah ceria serta derap langkah yang tegap  terlihat dari pasangan calon ketua dan wakil ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri, Obi dan reza ketika ingin menandatangani pengesahan  ketua dan wakil ketua.  Mereka terpilih menjadi ketua dan wakil ketua HM Teknik Industri angkatan pertama periode 2012-2013. Perasaan haru dan bangga bercampur menjadi satu pada diri mereka. Mereka pun tidak bisa menutupi perasaan tersebut. “ Memang awalnya kami sedikit ragu kami ingin memegang kepercayaan yang telah diberikan teman-teman kepada kami dan kami harus menjalani tugas itu sebaik mungkin,” ucap mereka. Mereka pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung mereka. HM Teknik Industri sendiri pun baru berdiri tahun ini karena program studinya baru berdiri tahun 2011. Mereka sudah mempunyai rencana kegiatan apa saja yang akan mereka lakukan kedepan.  “ Pertama kami akan memebentuk organisasi ini dengan membuat divisi-divisi, setelah itu kami akan merancang proker dan AD/ART serta menyusun rencana strategi kedepan,” tandasnya.

Tidak lupa mereka meraruh harapan terhadap himpunan yang akan dipimpin mereka. “ Saya sih nggak mau terlalu perfect tapi saya berharap teman-teman  dari prodi Teknik Industri dapat pemahaman tentang berorganisasi yang benar dan dapat ditularkan terhadap junior-junior mereka nanti,” lanjutnya.